Rabu, 17 Oktober 2012

Filled under:

Aku sudah baikan lagi dengan adikku. Ternyata boikot yang aku lakukan tidak membuatnya sadar, justru aku yang sadar. Seharusnya caraku mengajarnya tidak secara paksa. Adikku kusayang seperti aku menyayangi diriku sendiri, begitu juga dengan ayah dan bundaku yang selalu dalam penantian menunggu kedatanganku.
Sebelumnya aku telah banyak mengirim sms minta maaf karena cara memboikotku  yang salah. Aku harus katakan juga kalau aku rindu bermain dan berbicara dengannya. Dia tidak mau membalas sms ku. Dan terakhir malam rabu, setelah sholat isya. Aku duduk dengan dia diranjangnya. Dia merapikan pakain yang baru dianbilnya dari jemuran.
"De'....kok kalau diajak ngomong sama kakak nda pernah menyahut....?".
Dia cuma cuek dan pergi meninggalkanku duuk diranjangnya yang penuh dengan cucian. Aku juga langsung turun dari lanta dua menuju masjid. Karen aku harus jadi MC dalam acara perlombaan khutbah.

0 komentar:

Poskan Komentar